SKKNI Pemanduan Wisata Gunung

SKKNI ditujukan sebagai dasar bagi pembinaan sumber daya manusia di bidang pemanduan wisata gunung agar menjadi tenaga kerja berkualitas, produktif, profesional, dan memiliki daya saing. SKKNI ini diharapkan juga dapat membentuk tenaga kerja Indonesia yang menjawab tantangan dari dinamika industri wisata gunung di masa depan dengan tetap memperhatikan aspek keselamatan, keamanan, kenyamanan, kesehatan serta kelestarian alam dan budaya.

Wisata Gunung adalah aktifitas wisata di kawasan gunung atau pegunungan, termasuk melintasi hutan dan pedesaan dengan budaya tertentu di sekelilingnya, yang dilakukan dengan berjalan kaki, mendaki (hiking atau trekking), dan/atau memanjat gunung (scrambling dan climbing), baik dengan menggunakan metode dan peralatan khusus (teknik mountaineering), peralatan sederhana, ataupun tidak sama sekali. Wisata gunung juga dapat dilakukan dengan menginap semalam atau lebih, di kemah atau di pondok gunung (hut), ataupun tidak menginap.

Keputusan Menteri

Salah satu dasar hukum yang terbaru dalam bidang pemanduan wisata gunung adalah Keputusan Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia Nomor 74 Tahun 2024 tentang penetapan standar kompetensi kerja nasional indonesia kategori aktivitas penyewaan dan sewa guna usaha tanpa hak opsi, ketenagakerjaan, agen perjalanan dan penunjang usaha lainnya golongan pokok aktivitas agen perjalanan, penyelenggara tur dan jasa reservasi lainnya bidang pemanduan wisata gunung.

Pada saat Keputusan Menteri ini mulai berlaku maka Keputusan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Nomor 138 Tahun 2011 tentang Penetapan Rancangan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia Sektor Pariwisata Bidang Pemandu Wisata Gunung, dicabut dan dinyatakan tidak berlaku. Penetapan keputusan menteri ini ditetapakan di Jakarta pada tanggal 22 Maret 2024

Jenis Pelaku Industri wisata gunung

Wisatawan Gunung adalah orang yang ingin mencapai suatu tujuan tertentu dengan mendaki gunung, dapat memenuhi kriteria fisik dan kompetensi yang dipersyaratkan, serta menyadari risiko dari perjalanan wisata gunung.

Pemandu Wisata Gunung adalah orang yang memiliki kompetensi teknis dan manajerial dalam memimpin dan memandu perjalanan wisata gunung teknikal dan non-teknikal, baik di Indonesia maupun luar negeri. Pemandu wisata gunung bekerja atau dipekerjakan untuk menjaga keamanan, keselamatan, kesehatan, dan kenyamanan, bertambahnya pengalaman dan wawasan dari wisatawan pendaki secara optimal, serta terjaganya kelestarian alam dan budaya yang dilaluinya.

Tim Kerja Pemanduan Wisata Gunung adalah sekumpulan orang yang memiliki komitmen yang telah disepakati, dan terdiri dari individuindividu yang memiliki keterampilan yang saling melengkapi untuk mencapai tujuan bersama. Tim kerja pemanduan wisata gunung dapat meliputi pemandu wisata gunung, porter gunung, dan staf tour operator.

Mitra Kerja Pemanduan Wisata Gunung adalah seseorang, sekelompok orang, lembaga, dan/atau badan usaha, yang secara struktural berada di luar perusahaan, tetapi memiliki hubungan kerja atau bisnis dalam kurun waktu yang tertentu. Mitra kerja meliputi penerjemah bahasa, penyedia peralatan, biro perjalanan wisata, instansi pemerintah, perusahaan transportasi, hotel, restoran, dan lain-lain.

Kolega adalah keseluruhan seseorang, sekelompok orang, lembaga, dan/atau badan usaha, baik yang bekerja di perusahaan yang sama (tim kerja), memiliki hubungan kerja ataupun bisnis (mitra kerja), maupun yang hanya memiliki keterkaitan dalam pemanduan wisata gunung

Jenis Perjalanan Wisata Gunung

Hiking adalah perjalanan berjalan kaki secara singkat tidak lebih dari 1 (satu) hari, tidak memerlukan alat pendakian khusus, berjalan di jalur pendakian yang tersedia, dan memiliki tanda-tanda petunjuk arah yang jelas (trail). Jalur pendakian biasanya landai hingga curam dengan jarak tidak lebih dari 50 (lima puluh) kilometer.

Trekking adalah perjalanan berjalan kaki lebih dari 1 (satu) hari dan bermalam, mungkin membutuhkan peralatan sederhana (misal trekking pole), dan berjalan di jalur pendakian yang alami dengan tanda-tanda penunjuk arah seadanya (track). Jalur pendakian biasanya mulai dari landai hingga terjal.

Jungle Trekking adalah perjalanan berjalan kaki di kawasan gunung dan menelusuri hutan, khususnya hutan hujan yang memiliki kerapatan vegetasi dan keanekaragaman hayati.

High Altitude Trekking adalah perjalanan berhari-hari pada suatu kawasan yang berada di atas 2.500 (dua ribu lima ratus) hingga 8.000 (delapan ribu) meter yang memiliki kadar oksigen yang tipis, umumnya diukur dari atas permukaan laut. Dalam literatur medis didefinisikan dan didasarkan pada perubahan fisiologi manusia.

Pendakian Alpin (Alpine Climbing) adalah pendakian dan pemanjatan di area gunung tinggi berpermukaan batu, tertutup salju, dan es yang cukup curam. Menggunakan teknik, membutuhkan tali, dan peralatan khusus pemanjatan sebagai pengaman atau penambah ketinggian.

Perjalanan Medan Salju (snow and glacier traveling) adalah perjalanan di permukaan salju yang selalu berubah dan sungai es yang bergerak perlahan terbentuk oleh akumulasi dan pemadatan salju di pegunungan. Membutuhkan peralatan khusus sebagai pengaman atau penambah ketinggian.

Perjalanan Wisata Gunung Multi Destinasi adalah perjalanan wisata dengan mengunjungi beberapa destinasi wisata gunung dalam satu rangkaian perjalanan yang tidak terputus.

Interpretasi

Interpretasi Umum adalah kegiatan rantai komunikasi yang menjelaskan keadaan lingkungan (flora, fauna, proses geologis, proses biotik dan abiotik yang terjadi, dan lain sebagainya) dalam lingkup umum (menyeluruh, sifat informasi umum, disampaikan kepada siapa saja) kepada wisatawan, dalam bentuk informasi, pelayanan pemanduan, pendidikan, inspirasi, serta promosi.

Interpretasi Khusus adalah kegiatan rantai komunikasi yang menjelaskan suatu objek atau fenomena alam dalam sebuah destinasi wisata gunung serta kaitannya dengan objek lain (baik di dalam maupun luar destinasi tujuan) yang diminta secara khusus oleh wisatawan, dalam bentuk informasi, pelayanan pemanduan, pendidikan, inspirasi serta promosi.

Interpretasi Multi Destinasi adalah kegiatan rantai komunikasi yang menjelaskan keadaan lingkungan (flora, fauna, proses geologis, proses biotik dan abiotik yang terjadi, dan lain sebagainya) dalam lingkup multi destinasi (bermacam-macam destinasi tujuan/lebih dari satu destinasi tujuan) kepada wisatawan, dalam bentuk informasi, pelayanan pemanduan, pendidikan, inspirasi, serta promosi.

Daftar Unit Kompetensi

  1. N.79GUN00.001.1 Melaksanakan Pekerjaan dalam Pemanduan Wisata Gunung
  2. N.79GUN00.002.2 Melakukan Komunikasi Menggunakan Perangkat Elektronik dalam Pemanduan Wisata Gunung.
  3. N.79GUN00.003.2 Melakukan Kerja Sama Secara Efektif dalam Pemanduan Wisata Gunung.
  4. N.79GUN00.004.2 Mengelola Keberagaman di Tempat Kerja dalam Pemanduan Wisata Gunung.
  5. N.79GUN00.005.2 Menangani Situasi Konflik dalam Pemanduan Wisata Gunung.
  6. N.79GUN00.006.1 Memutakhirkan Pengetahuan Wisata Gunung.
  7. N.79GUN00.007.2 Melakukan Prosedur Administrasi dalam Pemanduan Wisata Gunung.
  8. N.79GUN00.008.1 Menggunakan Peralatan Bisnis Umum dalam Pemanduan Wisata Gunung.
  9. N.79GUN00.009.2 Mendapatkan Data Berbasis Teknologi Informasi dalam Pemanduan Wisata Gunung.
  10. N.79GUN00.010.2 Menggunakan Bahasa Inggris untuk Komunikasi dalam Pemanduan Wisata Gunung.
  11. N.79GUN00.011.2 Mengimplementasikan Prosedur Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Pemanduan Wisata Gunung.
  12. N.79GUN00.012.1 Mengidentifikasi Medan Pendakian Gunung.
  13. N.79GUN00.013.1 Mengidentifikasi Ekosistem Destinasi Wisata Gunung.
  14. N.79GUN00.014.1 Mengidentifikasi Penyakit Gunung.
  15. N.79GUN00.015.1 Mengidentifikasi Bahaya pada Wisata Gunung.
  16. N.79GUN00.016.1 Melakukan Teknik Navigasi Darat.
  17. N.79GUN00.017.1 Menggunakan Tali Temali.
  18. N.79GUN00.018.1 Menganalisis Profil Wisatawan.
  19. N.79GUN00.019.2 Menganalisis Informasi Rencana Perjalanan.
  20. N.79GUN00.020.1 Mengelola Resiko Perjalanan Wisata Gunung.
  21. N.79GUN00.021.1 Mempersiapkan Perjalanan Wisata Gunung untuk Kelompok Rentan.
  22. N.79GUN00.022.2 Mempersiapkan Dokumen Perjalanan Wisata Gunung.
  23. N.79GUN00.023.1 Mempersiapkan Kegiatan Interpretasi Umum.
  24. N.79GUN00.024.1 Mempersiapkan Kegiatan Interpretasi Multi Destinasi.
  25. N.79GUN00.025.1 Mempersiapkan Kegiatan Interpretasi Khusus.
  26. N.79GUN00.026.1 Mengelola Perjanjian Bisnis dalam Wisata Gunung.
  27. N.79GUN00.027.1 Memperkirakan Cuaca Berdasarkan Informasi yang Bersifat Lokal.
  28. N.79GUN00.028.1 Memperkirakan Cuaca dengan Menggunakan Teknologi Informasi.
  29. N.79GUN00.029.1 Mempersiapkan Penanganan Keadaan Darurat dalam Wisata Gunung.
  30. N.79GUN00.030.1 Mempersiapkan Peralatan Wisata Gunung.
  31. N.79GUN00.031.1 Mempersiapkan Perbekalan Wisata Gunung.
  32. N.79GUN00.032.1 Mengoordinasikan Tugas Tim dalam Pemanduan Wisata Gunung.
  33. N.79GUN00.033.1 Melakukan Pengemasan Peralatan dan Perbekalan Wisata Gunung.
  34. N.79GUN00.034.1 Mengelola Pengemasan Peralatan dan Perbekalan Wisata Gunung.
  35. N.79GUN00.035.1 Mempersiapkan Wisatawan untuk Perjalanan Wisata Gunung.
  36. N.79GUN00.036.1 Melaksanakan Tugas Pengantaran Wisatawan dalam Pemanduan Wisata Gunung.
  37. N.79GUN00.037.1 Memandu Wisata Tambahan dalam Wisata Gunung.
  38. N.79GUN00.038.2 Menyampaikan Informasi terkait Kepariwisataan Gunung.
  39. N.79GUN00.039.2 Menyampaikan Petunjuk Perjalanan Wisata Gunung.
  40. N.79GUN00.040.1 Memimpin Perjalanan Wisata Gunung.
  41. N.79GUN00.041.1 Menunjukkan Rasa Hormat Terhadap Budaya Asli dalam Pemanduan Wisata Gunung.
  42. N.79GUN00.042.1 Menerapkan Pedoman Kerja yang Ramah Lingkungan dalam Pemanduan Wisata Gunung.
  43. N.79GUN00.043.2 Mengelola Komunikasi Lapangan Wisata Gunung.
  44. N.79GUN00.044.1 Mengantisipasi Akibat Perubahan Cuaca di Destinasi Wisata Gunung.
  45. N.79GUN00.045.1 Melakukan Pengangkutan Kemasan dalam Wisata Gunung.
  46. N.79GUN00.046.1 Mengoordinasi Proses Pengangkutan Kemasan Peralatan dan Perbekalan dalam Wisata Gunung.
  47. N.79GUN00.047.1 Memandu Perjalanan Hiking.
  48. N.79GUN00.048.1 Memandu Perjalanan Trekking.
  49. N.79GUN00.049.1 Memandu Perjalanan Jungle Trekking.
  50. N.79GUN00.050.1 Memandu Perjalanan High Altitude Trekking.
  51. N.79GUN00.051.1 Memandu Pendakian Alpin.
  52. N.79GUN00.052.1 Memandu Perjalanan Medan Salju.
  53. N.79GUN00.053.1 Mendirikan Perkemahan dalam Wisata Gunung.
  54. N.79GUN00.054.1 Mengelola Area Perkemahan dalam Wisata Gunung.
  55. N.79GUN00.055.1 Menyajikan Konsumsi dalam Wisata Gunung.
  56. N.79GUN00.056.1 Memonitor Kondisi Perjalanan Wisata Gunung.
  57. N.79GUN00.057.1 Mengendalikan Biaya Perjalanan Wisata Gunung.
  58. N.79GUN00.058.1 Menangani Keluhan Wisatawan dalam Pemanduan Wisata Gunung.
  59. N.79GUN00.059.1 Memandu Kegiatan Interpretasi Umum.
  60. N.79GUN00.060.1 Memandu Kegiatan Interpretasi Multi Destinasi.
  61. N.79GUN00.061.1 Memandu Kegiatan Interpretasi Khusus.
  62. N.79GUN00.062.1 Menangani Keadaan Tidak Terduga dalam Wisata Gunung.
  63. N.79GUN00.063.1 Menangani Keadaan Darurat dalam Wisata Gunung.
  64. N.79GUN00.064.1 Melakukan Pertolongan Pertama pada Kecelakaan Wisata Gunung.
  65. N.79GUN00.065.1 Melakukan Operasi Pencarian dan Pertolongan dalam Wisata Gunung.
  66. N.79GUN00.066.1 Melakukan Evakuasi Korban Wisata Gunung.
  67. N.79GUN00.067.1 Mempromosikan Wisata Gunung.
  68. N.79GUN00.068.1 Memelihara Peralatan Wisata Gunung.
  69. N.79GUN00.069.1 Mengevaluasi Kinerja Perjalanan Wisata Gunung.
  70. N.79GUN00.070.2 Menyusun Laporan Perjalanan Wisata Gunung

Sumber dan unduhan : Kemnaker

Salam kolaborasi

Selamat datang di iariadi.web.id, landasan bagi eksplorasi multi-dimensi yang berisikan pengalaman , pengetahuan dan inspirasi sehingga menghasilkan perpaduan unik.

Blog pribadi, iariadi.web.id menyajikan tematik kepariwisataan, fotografi, teknologi informasi dan komunikasi, aspek keruangan, pergerakan komunitas, tutorial, dan layanan jasa komersial.

Dalam Blog iariadi.web.id kita akan merayakan keindahan dan keberagaman dalam berbagai bidang kompetensi, membawa kita dari kepemanduan wisata hingga pelatihan sumberdaya manusia, serta mengupas kekayaan intelektual dan MICE.

Layanan Jasa pilihan

Kabar Terbaru

  • All Post
  • Agenda
  • Fotografi
  • Layanan
  • liputan media
  • Opini
  • Pariwisata
  • Regulasi
  • Spasial
  • Tutorial
    •   Back
    • Pameran
    • Pelatihan
    • Workshop
    •   Back
    • Pinhole
    • Suryagrafi
    •   Back
    • Wisata Desa
    • Wisata Pendidikan

Kategori

Pencarian Spesifik