Peraturan Presiden Tentang RIDPN Bangka Belitung

Peraturan Presiden Republik Indonesia No 17 tahun 2024 Tentang Rencana Induk Destinasi Pariwisata Nasional Bangka Belitung 2023 – 2044. Produk hukum ini berisi 12 Pasal, ditetapkan dan diundangkan tanggal 12 Februari 2024 di Jakarta. Produk hukum ini tercatat dalam Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2024 No 30.

Latar Belakang

Pemerintah pusat dan pemerintah daerah saat ini memberikan perhatian dan harapan besar terhadap sektor Pariwisata sebagai salah satu sumber pertumbuhan ekonomi baru bagi Indonesia. Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional Tah:un 2020-2024 menetapkan 10 (sepuluh) Destinasi Pariwisata Prioritas (DPP)yang salah satunya adalah Bangka Belitung. Peraturan Pemerintah Nomor 50 Tahun 2011 tentang Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Nasional Tahun 2O10-2025 juga menetapkan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sebagai bagian dari DPN Palembang-Kepulauan Bangka Belitung dan sekitarnya. Dalam DPN ini terdapat 6 (enam) Kawasan Pengembangan Pariwisata Nasional (KPPN), 4 (empat) diantaranya terdapat di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, yaitu KPPN Pangkal Pinang-Sungailiat dan sekitarnya, KPPN Belinyu dan sekitarnya, KPPN Tanjung Kelayang-Belitung dan sekitarnya, serta KPPN Punai-Belitung dan sekitarnya. Dari 4 (empat) KPPN tersebut, Kawasan Tanjung Kelayang-Belitung dan sekitarnya ditetapkan sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional.

KTA RIPN Babel

Pariwisata sebagai sektor yang lebih ramah lingkungan dibandingkan dengan sektor pertambangan diharapkan menjadi sektor alternatif dan unggulan bagi perekonomian Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ke depan, menggantikan sektor pertambangan, sekaligus diharapkan dapat mendorong pertumbuhan sektor lainnya. Selain itu, Pariwisata juga disiapkan menjadi alat dalam upaya pengembangan potensi wilayah secara berkelanjutan dan berdampak signifikan terhadap perekonomian. Secara geografis, DPN Bangka Belitung memiliki lokasi yang strategis karena dekat dengan Batam dan Jakarta yang merupakan 2 (dua) pintu gerbang utama Pariwisata Indonesia, sekaligus sumber pasar wisatawan terbesar.

Dalam konteks Kepariwisataan regional dan nasional, potensi wisata bahari dan geowisata DPN Bangka Belitung merupakan daya tarik yang dapat dikembangkan untuk menjadikan DPN ini sebagai destinasi Pariwisata unggulan nasional. Kekayaan sosial dan budaya masyarakat pesisir yang sangat terkait dengan potensi wisata bahari, geowisata, dan sumber daya alam DPN Bangka Belitung lainnya jika dikembangkan secara terintegrasi sebagai desa wisata dapat menjadi Daya Tarik Wisata (DTW) unggulan DPN Bangka Belitung.

Sumber : Setneg

Salam kolaborasi

Selamat datang di iariadi.web.id, landasan bagi eksplorasi multi-dimensi yang berisikan pengalaman , pengetahuan dan inspirasi sehingga menghasilkan perpaduan unik.

Blog pribadi, iariadi.web.id menyajikan tematik kepariwisataan, fotografi, teknologi informasi dan komunikasi, aspek keruangan, pergerakan komunitas, tutorial, dan layanan jasa komersial.

Dalam Blog iariadi.web.id kita akan merayakan keindahan dan keberagaman dalam berbagai bidang kompetensi, membawa kita dari kepemanduan wisata hingga pelatihan sumberdaya manusia, serta mengupas kekayaan intelektual dan MICE.

Layanan Jasa pilihan

Kabar Terbaru

  • All Post
  • Agenda
  • Fotografi
  • Layanan
  • liputan media
  • Opini
  • Pariwisata
  • Regulasi
  • Spasial
  • Tutorial
    •   Back
    • Pameran
    • Pelatihan
    • Workshop
    •   Back
    • Pinhole
    • Suryagrafi
    •   Back
    • Wisata Desa
    • Wisata Pendidikan

Kategori

Pencarian Spesifik