Di tag: Mitigasi Bencana

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2008 Tentang Peran Serta Lembaga Internasional Dan Lembaga Asing Nonpemerintah Dalam Penanggulangan Bencana

Peraturan Pemerintah Tentang Peran Serta Lembaga Internasional Dan Lembaga Asing Nonpemerintah Dalam Penanggulangan Bencana

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2008 Tentang Peran Serta Lembaga Internasional Dan Lembaga Asing Nonpemerintah Dalam Penanggulangan Bencana. Produk hukum ini berisi VI Bab dan 18 Pasal, ditetapkan dan diundangakan tanggal 28 Februari 2008 di Jakarta. Produk hukum ini tercatat dalam Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 No 44 dan Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4830. “Peran serta lembaga internasional dan lembaga asing nonpemerintah dalam penanggulangan bencana bertujuan untuk mendukung penguatan upaya penanggulangan bencana, pengurangan ancaman dan...

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 21 Tahun 2008 Tentang Penyelenggaraan Penanggulangan Bencana

Peraturan Pemerintah Tentang Penyelenggaraan Penanggulangan Bencana

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 21 Tahun 2008 Tentang Penyelenggaraan Penanggulangan Bencana. Produk hukum ini berisi VII Bab dan 96 Pasal, ditetapkan dan diundangakan tanggal 28 Februari 2008 di Jakarta. Produk hukum ini tercatat dalam Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 No 42 dan Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4828. “Penyelenggaraan penanggulangan bencana adalah serangkaian upaya yang meliputi penetapan kebijakan pembangunan yang berisiko timbulnya bencana, kegiatan pencegahan bencana, tanggap darurat, dan rehabilitasi.”

Citra Satelit letusan Gunungapi Merapi 2010 - Digital Globe - 2010

Mitigasi Bencana Ala Gegama

Peningkatan status Gunungapi Merapi terpantau pada 20 September 2010 dari normal menjadi Waspada (level II). 21 Oktober 2010 menjadi Siaga (level III). 25 Oktober menjadi Awas (level IV), radius aman ditetapkan diluar 10 KM dari Puncak Merapi. 26 Oktober 2010 sore hari terjadi letusan pertama yang bersifat eksplosif disertai Awan Panas dan dentuman. 26 Oktober 2010 ditetapkan sebagai Tanggap Darurat Bencana Merapi, kondisi ini mengubah sekretariat GEGAMA menjadi Posko Bencana. Suara Radio komunikasi memenuhi ruangan. Beberapa orang lainnya terlihat sibuk...