Welcome to LOGIC   Click to listen highlighted text! Welcome to LOGIC

Saat Memotret dan Merekam Menjadi Serupa Candu

Sebuah Catatan Team Media Center dalam Temu Inklusi 2014

Media Center dalam Temu Inklusi merupakan sebuah pemenuhan kebutuhan untuk diseminasi informasi dalam kemasan konvergensi media. Mereka mengerjakan Desain Web, pengisian konten web, pembuatan peta lokasi kegiatan, pemantau timeline pada medsos. Pemotretan, Perekaman Video, Perekaman Aerial Video dan streaming audio.

Untuk mencapai hasil yang ideal, pengerjaan hal tersebut diatas dilakuan secara kolektif. Komunitas yang bergabung dan memberikan kontribusi secara langsng atau tidak langsung adalah : Angkringan Media, Disaster Risk Reduction Gunungkisul, Gunungkidul Copter, Joglo Abang, Pasag Merapi, Solider dan Suara komunitas.

Keberadaan komunitas dalam kolaborasi kegiatan merupakan sebuah ektasi bagi para pegiat komunitas, mereka dengan senang hati saling menyalurkan dan berbagi pengetahuan untuk melengkapi pengalaman dalam mengisi kehidupannya.

Interaksi sosial dan komunikasi menjadi kunci penting dalam kolaborasi untuk mewujudkan karya bersama. Para pegiat saling mengasah diri dan berdiskusi untuk menjawab tantangan, mengakomodir keinginan bersama.

Hal lain yang menyukseskan team media center adalah penggunaan Tagar pada media sosial seperti Facebook dan Twitter. pemilihan tagar akan membuat arsip yang bisa diolah pada kemdian hari dan membuka partisipasi publik..

Cara berkomunikasi memang menjadi isu sentral mengingat banyaknya cara berkomnikasi. Secara umum model komunikasi dalam kegiatan ini terbagi dua bagian, komunkasi umum dan komunkasi khusus

Komunikasi umum diinformasikan melalui media sosial dan offical web kegiatan yaitu www.ti2014.solider.net, sedangkan komunikasi khusus dilayani melalui official email dan sms centre. Penyempurnaan media online terus dilakukan baik secara desain layout dan pemanfaatan konvergensi media, dan akhirnya web temu inklusi menjadi bersuara.

Desain web kemudian ditjukan sebagai living archive yang bisa diakses oleh siapapun dan dimanapun selama terkoneksi dengan jaringan internet. Untuk mengambarkan apreasiasi peserta kegiatan salahsatunya ditempu dengan pembuatan peta yang menggunakan teknik cyber cartography dengan memanfaatkan Google Fusion Table.

Perekaman gambar yang dilakukan oleh photografer, kameramen bahkan pesawat tanpa awak menghadirkan suatu nuansa baru tentang sudut pandang dan cara berkomunikasi, banyak hal yang terungkap untuk memperkuat fakta kemandirian sehingga mengikis stigma tentang ketidakberdayaan.

Cuplikan pengakuan warga desa hingga peserta yang menghadiri kegiatan, berubah menjadi suatu zat adiktif bagi kru dilapangan. Capek, lelah dan letih berubah seketika, merangsang metabolisme tubuh untuk terus merekan gambar, menagkap moment sebagai bagian dari arsip fakta untuk perubahan.

Streaming kegiatan berupa file audio bisa menembus sekat sekat ruangan yang digunakan untuk berdiskusi, sehingga pelibatan jumlah peserta bisa menjadi banyak, inilah salah satu kelebihan fungsi radio dalam infiltarsi yang bisa membuat pemirsa merasa enjoy dan tetap bisa mengerjakan utama yang dilakukan.

Sekelompok orang yang terlibat sebagai pewarta berita atau peliput kegiatan terlihat lalu lalang disekitar lokasi kegiatan, mencoba menangkap detail tanpa melupakan gambaran besar kegiatan, kampanye simpatik yang terekam oleh semua pihak akan membuat kesadaran baru tentang saya, kamu dan kita. Sungguh pelajaran yang sangat berharga untuk semua yang terlibat dalam kegiatan Temu Inklusi 2014, Motto Team Media Center adalah : Lakukan dengan Riang Gembira.

untuk mengenal lebih jauh bisa membaca buku :

Indonesia Dalam Desa Inklusi ISBN : 978-602-70134-4-5

Indonesia dalam Desa Inklusi

Indonesia dalam Desa Inklusi

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: