Welcome to LOGIC   Click to listen highlighted text! Welcome to LOGIC

Ekosistem

Interaksi antara makhluk hidup dan lingkungannya akan membentuk ekosistem. Di dalamnya terjadi interaksi yang kompleks dan memiliki komponen penyusun yang beragam. Ekosistem terdiri dari komponen biotik maupun abiotik. Dilihat dari susunan dan fungsinya, suatu ekosistem tersusun atas berbagai komponen yaitu :

a)     Komponen autotrof

(Auto = sendiri dan trophikos = menyediakan makan). Autotrof adalah organisme yang mampu menyediakan/mensintesis makanan sendiri yang berupa bahan organik dari bahan anorganik dengan bantuan energi seperti matahari dan kimia. Komponen autotrof berfungsi sebagai produsen, contohnya tumbuh-tumbuhan hijau.

 

b)     Komponen heterotrof

(Heteros = berbeda, trophikos = makanan). Heterotrof merupakan organisme yang memanfaatkan bahan-bahan organik sebagai makanannya dan bahan tersebut disediakan oleh organisme lain. Yang tergolong organisme heterotrof adalah manusia, hewan, jamur, dan mikroba.

 

c)     Komponen abiotik (Bahan tak hidup)

Bahan tak hidup yaitu komponen fisik dan kimia yang terdiri dari tanah, air, udara, sinar matahari. Bahan tak hidup merupakan medium atau substrat tempat berlangsungnya kehidupan, atau lingkungan tempat hidup.

d)     Pengurai (dekomposer)

Pengurai adalah organisme heterotrof yang menguraikan bahan organik yang berasal dari organisme mati (bahan organik kompleks). Organisme pengurai menyerap sebagian hasil penguraian tersebut dan melepaskan bahan-bahan yang sederhana yang dapat digunakan kembali oleh produsen. Yang termasuk pengurai adalah bakteri dan jamur.

 

Makhluk hidup, hidup berdampingan dengan makhluk hidup lainnya sesama spesies disebut dengan populasi. Suatu individu dianggap sebagai anggota populasi tertentu apabila mereka hidup bersama dalam satu populasi, berfungsi sebagai anggota populasi, mempunyai persamaan anatomi dan fisiologi dengan anggota lainnya, serta dapat melakukan interhibridisasi dengan anggota-anggota populasi tersebut.

Dalam sebuah populasi terjadi interaksi antar anggotanya. Hubungan interaksi tersebut dibedakan menjadi beberapa interaksi yaitu:

  1. Netral, bila tidak ada saling mempengaruhi diantara populasi
  2. Kompetisi, bila terjadi persaingan antara populasi
  3. Mutualisme , bila antara populasi terjadi hubungan saling menguntungkan
  4. Predasi , hubungan antara pemangsa dan mangsanya
  5. Parasitisme, bila salah satu populasi parasit terhadap populasi lain
  6. Komensialisme, interaksi antarpopulasi, dimana populasi yang satu untung sedang yang lainnya tidak merasa dirugikan.

 

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: